Selasa, 15 September 2009

FX Widianto

Task : Profile FX Widianto sebagai Entrepreneur & Review Field Trip

Subject : Entrepreneurship Projects

Lecture : Mrs. Rini Sanyoto


FX Widayanto , tanpanya mungkin dunia keramik akan tenggelam. Dunia keramik patut

berbangga mempunyai seorang seniman yang berbakat . Seniman yang bisa hidup dari

seni keramik yang amat sedikit peminatnya. Terbukti pada tahun 1974 ketika beliau

memperdalam seni keramik di ITB hanya ada 2 mahasiswa. Pada saat itu kedua orang

tua nya pesimis akan impian seni keramik yangdimiliki maestro keramik itu.

Karenapada zaman itu profesi sebagai seorang insinyur, dokter, dan berbagai profesi

di bidang ilmiah sangatlah diminati. Tapi akhirnya ia bisa membuktikan kepada

orang tuanya dan kepada semua orang bahwa ia bisa sukses, Kesuksesannya dapat

dilihat dari hasil jerih payahnya menciptakan keramik dan menjadikan itu sebagai

bisnis art. Kesulitannya dalam bisnis ini adalah anak-anak buah beliau yang

meninggalkannya dan membangun bisnis sendiri yang kemudidan menjadi head

competitor,dan yang menjadi puncak kesulitan adalah management baik dari segi produk

dan staff control. Ketekunan menjadi nilai yang melandasi kesuksesan beliau. Selain

itu dalam menjalani dan mengembangkan itu beliau juga memiliki sifat seperti gigih,

tidak mudah putus aja, kreatif, dan punya mimpi yang fokus dan terarah, percaya diri

dan harus tiga langkah didepan. Tujuan beliau selain berbisnis adalah dapat berkarya

sambil melayani dimana beliau ingin mengajarkan dan menerapkan keramik dari dini

supaya seni keramik itu tidak terkikis dan hilang.


FieldTrip yang telah dilaksanakan pada 17 Januari 2009 kemarin merupakan salah satu

event yang berkesan karena meliputi berbagi aspek, fun, challenging dan

kebersamaan. Venue yang digunakan juga memiliki suasana dan view yang jarang

ditemukan di Jakarta. Dengan pengalaman yang saya dapatkanini saya akan

mempromosikan kepada orang lain.


Saran

• Konsumsi yang diberikan kepada para visitor kurang memadai dan sesuai

harapan (Ex: Nasi cukup keras) tetapi Snack (Brownies) sangat enak.

• Kurang atraktif maka masing-masing kelas kurang membaur (berkelompok)

• Waktu pembuatan keramik (Clay) hanya sebentar (1 Jam)

• Acara kurang bervariatif hanya games dan fun with clay

Tidak ada komentar:

Posting Komentar